Apa itu?
Belum pernah denger sebelumnya?
Bener" asing sama nama itu?
Ok, aku sekarang akan ceritain sedikit tentang si dia.
Kalazion itu adalah Kakaknya bintitan. Kenapa aku bilang dia kakaknya?
Karena kalazion lebih parah, lebih menyusahkan, lebih mengganggu dan benar" lebih jahat dari bintitan.
Dulu, aku nggak pernah tau tentang kalazion sedikit pun, bahkan nggak ngerti yang namanya bintitan. Otak anak ingusan yang mikir kalo ada orang bintitan artinya itu di biji matanya ada tai lalat segede Lubang hidung...
Balik lagi ke kalazion, sebenarnya kalazion terjadi karena adanya penyumbatan saluran kelenjar minyak/kelenjar meibom yang menghasilkan minyak untuk melembabkan mata. Proses penyumbatan itu bisa terjadi karena berbagai hal. (Untuk lebih jelasnya bisa searching" di mbah gugel.) perbedaan kalazion dan bintitan adalah intensitas dan waktu saat nyeri, lama terjadinya dan bentuknya.
Dulu, (nggak dulu"amat sih, tepatnya beberapa bulan yang lalu), aku kena yang namanya kalazion.
Cerita bermula saat aku nonton film malem", itu film judulnya Miracle in Cell no 7.
Sumpah itu film memancing air mata berbondong" terjun bebas dari pelupuk mata (hehe lebay dikit). Karena itu hari sabtu dan besoknya minggu, aku lanjut nonton sampai lewat tengah malam (inget banget itu malam paling sial), setelah nangis"nggak jelas sendiri dalam kegelapan kamar asrama, dan dengan mata yang super bengkak, aku cuman cuci muka trs langsung tidur karena besoknya harus gereja.
Paginya, aku kaget karena kelopak mata masih bengkak, tapi kelopak mata kanan kelihatan lebih bengkak n merah dibanding yang sebelahnya. Hari berganti hari itu kelopak mata kanan makin merah, panas, bengkak. Aku kasi minyak, baby oil, madu tapi tetap mentul.
Beberapa hari setelahnya itu mentul nggak sakit lagi tapi ada yang aneh, mentul itu yang dulunya lembek jadi keras, (kayak kista, eh emang kista..) bagian keras itu bisa bergulir ketika digerak-gerakkan.
Hari berganti hari lagi,aku yang mulai takut sama bengkak si mata yang mulai membesar dan sangat mengganggu(bikin jadi ngerasa ngantuk setiap saat). Aku mulai cari" informasi lewat mbah gugel.
Dan diperkenalkanlah aku sama yang namanya KALAZION. Dan pengobatannya kompres air hangat yang sering, dan insisi(dikeluakan benjolannya lewat operasi kecil) karena nggak mau sampai insisi aku langung rajin kompres pakek air hangat. Karena aku pagi-siang sibuk( orang penting..hehehe pafahal cuman kuliah) aku cuman bisa kompres waktu malam hari saja. Ngantuk" tetep bela-bealin ngompres, ngompres pake waslap sampai tangan ngembang, sampai mata berair saking hangatnya(panas) tapi si mentul itu tetep setia nempel di kelopak atas mataku. Hingga 2 minggu berlalu, 3 minggu, 1 bulan dan perubahannya mentul keras itu sudah agak( agak bangeeeet) lembek.
Dan akhirnya aku mintak obat di kampus, dikasih obat antibiotik, sama salep mata.
Sebelum itu aku sempet kompres dgn air hangat+garam (lumayan ada putih"/nanahnya mulai mengumpul di ujung mentul.) dan akhirnya setelah minum obat dan kasih salep itu kalazion meledak, nggak cuman sekali tapi hingga 3x dan jarak tiap kali meledaknya lumayan lama. Tapi setelah itu Puji Tuhan, si kalazion menghilang sepenuhnya dari kelopak mata kananku. Bahagia banget waktu itu. Jadi sejak saat itu tiap mataku capek banget atau gatel aku selalu takut itu adalah kalazion.
Dan saat aku praktek di RS (calon perawat hehehe) aku capek banget capek, dan kalzion mucul lagi di kelopak mata kiri dan nggak tanggung" dia muncul 3(can you imagine that. Aku frustasi banget). 2 kalazion di kelopak mata bawah, 1 di kelopak mata atas. Tapi gara" aku kasih salep dan kompres, si kalazion itu mau hilang. Syukur kepada Allah. :)
Kata beberapa orang (mungkin kamu jg pernah percaya atau pernah coba) pengobatan bengkak di mata dengan cara menggosokkan cincin emas pada bengkak itu, kamu percaya? Emang ada hubungannya? Kalau aku nggak percaya.
Coba pikir, itu bengkak kena cincin yang nggak bersih, mending punya sendiri, kalo punya orang trs ada penyakit kulit gimana? Bukannya malah tambah parah, tambah infeksi? Kamu mau itu bengkak tambah jumbo? Nggak kan.
Jadi tentukan sendiri pengobatan terbaik yang kamu mau. Dan kalau insisi? Boleh, tapi tidak ada jaminan kalazion bisa sembuh total, hal itu tergantung dokternya, ia kalau semua kistanya diangkat sampai tuntas dan bersih, kalau masih ada tertinggal sedikit? Udah bayar mahal, sakit, masih mentul lagi.
Ok sekian post tentang kalazion ini. Semua jalan pengobatan yang kamu tempuh memang tergantung niat kamu, tapi nggak ada salahnya kita lakukan kompres hangat secara teratur(walau perlu waktu yang sangat lama) tapi dengan niat, dan doa.. Apa sih yang nggak bisa?
Jadi buat semua korban kalazion... SEMANGAT... Kalian pasti bisa sembuh. God Bless U.