Senin, 25 November 2019

Lele Lapar

Cerita ini cukup unik sih menurutku. 

Awalnya ibuk bilang kalau biji kelor yang sudah kering bisa digunakan untuk menjernihkan air. Karena iseng, saya langsung mikir emang mau jernihin air dimana sih, lalu terpikirlah kolam lele super keruh dihalaman. Kolamnya berada di depan gua maria (untuk yang katolik pasti ngerti), bentuknya memanjang lebarnya kurang dari 1/2 meter kayaknya.

Lalu saya bilang, coba jernihkan air di kolam lele. Oya boleh, gitu kata ibuk. Dan terbayanglah kolam lele yang jernih dengan lele besar berenang kesana-kemari.

Besoknya, ibuk metik lumayan banyak buah kelor yang sudah tua dan yang masih hijau. Dikupas (ya ampun, itu bijinya lumayan kecil, dan dikupas lagi, ibuk benar-benar mantap). 

Lalu saya mulai numbuk biji" itu. FYI, bijinya agak lunak tidak keras baik biji yang sudah dikupas atau yang belum dikupas.

Waktu itu, saya ngulek di batu ulekan jaman dulu yang pake batu kali di halaman. Ibu yang iseng saat saya minta tempat untuk ulekan bijinya cuman bilang, pake daun aja, terus karena nggak ada daun yang besar, jadi ibuk bilang, pake tissue aja, ya itu juga tissue robek bekas kenakalan taki (my lovely doggy yang super duper nakal, nantilah kita bahas kenakalannya).

Kemudian karena hasilnya sedikit, biji yang belum dikupas saya tumbuk saja. Lalu dengan pede saya menabur sedikit demi sedikit hasil tumbukan ke kolam lele.

Tau apa yang terjadi, lele langsung semangat rebutan buka mulut sambil menyapu taburan ulekan biji kelor di permukaan air. Rame banget, macemnya saya kasih pelet lele. 

Wah, gagal airnya bersih. 

Menghilangkan Jerawat dengan toner ajaib

Hei, ada yang penasaran dengan judulnya karena menyebutkan embel-embel ajaib? Paling biar banyak yang baca saja. Ada benarnya sih, tapi toner ini benar-benar mantap. 

Mau tau kenapa? Sebelum itu yuk kita bahas tonernya apa dulu. Sejujurnya ini adalah toner racikan sendiri. Saat itu, muka saya baru sembuh dari jerawat parah (a.k.a parah banget, jerawat inflamasi yang sepipi, merambat ke dagu, hidung, dan jidat - susah amat bilang semuka) yang panas, sakit banget kalo dipegang, apalagi saat cuci muka, kena air buat cuci muka aja udah sakit meeen, ini harus digosok sabun yang perih. UDAH, FIX ITU MASA SURAM DAN MENYAKITKAN. 

Dan seperti cerita bersambung, setelah jerawat (padahal belum fix ilang semua) berlanjut ke problem bekas jerawat yang kemerahan hingga kecoklatan yang sangat lama dihilangkan, belum lagi bonus bopeng-bopeng imut. Hmmm, bukan cuma itu, pori' yang besar dan wajah super berminyak (nah ini alasan saya cari toner).

Jadilah saya cari toner lokal (biar gampang dapetnya) yang murah (biar hemat belinya), yang nampol (biar ngerasa ekstra, udah murah, lokal, manjur, kan nampol banget tuh). Akhirnya saya mantap beli toner astringen viva. Yup, si toner murmer nggak ketulungan itu.

Walaupun ada alkohol, saya beranikan diri beli si toner ijo imut ini karena efek astringen untuk mengecilkan pori". Awal waah, lumayan nih pori" mengecil, tapi setelah beberapa hari, eh saya rasa sejak pemakaian pertama emang agak kering sih.

Dan saya yang nggak mau rugi (walaupun si toner harganya kurang dari 10.000), saya mulai putar otak. Dan terlintaslah untuk campur itu toner dengan bio oil. Engingeng, saya nyampurnya nggak pake mikir. Tuangin itu bio oil dengan membabi buta, berapa tetes? ratusan, ih nggak ding, beberapa puluh, mungkin sampai 40-50tetes, entahlah.


Intinya kalau itu dikocok, ada titik" gumpalan (cinta) minyak bio oil kecil" banyak waktu dituang ditangan. BTW, aku pake toner langsung dituang ke tangan, alasannya biar hemat kapas wkwkwk.

Hasilnya? Waaaaww
Bayangin aja astringent untuk mengecilkan pori dan menahan minyak, campur alkohol untuk membunuh kuman (antiseptik), bio oil dan minyak" dari tonernya untuk merawat dan memperbaiki imperfection wajah, melembabkan dan regenerasi sel. Kurang apalagi coba?

Yang saya notice setelah menggunakan toner ajaib (boleh dong nyebutnya semau saya) adalah
1. Entah kenapa jadi ngerasa wajah lebih "terawat"
2. Pori" lumayan mengecil 
3. Produksi minyak terkontrol
4. Jerawat kecil dan agak besar mulai hilang bertahap
5. Bekas luka mulai samar (pemakaian 2x/hari sekitar 2bln atau lebih -saya lupa mulai pakai kapan, ya sekitar segitu lah ya)
6. Lebih mulus meeen, sueer deh, kalo nggak ada makan aneh" sama hormon lagi bagus, itu muka liciiiinnnn meeenn..

Kesimpulan: 
Masih pakai sampai sekarang? Masih dong
Mau beli dan buat lagi? Mau banget (ini udah botol ke dua)
Nggak mau nyoba toner lain? Mau, tapi nggak sekarang
Ampuh nggak? Dijamin ampuh, coba aja

Senin, 26 Agustus 2019

Menyembuhkan Hati yang Sakit dan Terluka

Setiap orang menderita dengan cara yang berbeda-beda. Tapi satu hal yang pasti, semuanya menderita (walau tak selamanya) Pernahkah kalian merasa iri pada orang lain? Pernahkah kalian merasa sangat menginginkan kebahagiaan mereka dan berpikir bahwa hidup yang kalian miliki hanya kumpulan sampah?

Pasti pernah, walaupun cuma sekali atau mungkin berkali-kali atau bahkan tak terhitung lagi kalian berpikir seperti itu. Ya, aku bisa bilang itu gila,  karena kita manusia, kita akan melakukan hal-hal gila. Hanya orang suci yang tahan hidup tanpa perasan iri dan hal-hal busuk lainnya.

Bukankan ada perasaan nyaman yang aneh saat perilaku gila kita sedikit dipuji normal untuk dilakukan? Tapi mari berpikir lagi, dan coba baca kalimat diawal tadi. Setiap orang menderita dengan cara yang berbeda-beda. singkat kata, everybody not perfect. Bisakah kau mengingat segala kebusukanmu? Lalu adakah tersisa kebaikan di hidupmu? Kemudian berpindahlah, pikirkan semua pencapaian orang lain, apakah kau seimbang dengan mereka? Lalu melompatlah pada hal-hal buruk yang telah atau mungkin akan terjadi pada orang itu, semua kesialan dan kebusukannya

Lalu langkah terakhir pikirkanlah baik-baik apakah kesialannya terjadi juga di kehidupanmu? Jika kau beruntung, mungkin kau akan berpikir betapa bahagianya kau karena tidak mengalami hal busuk seperti dirinya.

Katakanlah kalau iri memang tak bisa dihilangkan, namun kalian bisa menghindarinya bukan? Jangan terus bersembunyi dalam selimut "manusia pasti berbuat dosa" kita memang pada dasarnya tak sempurna, mau bagaimana lagi. Kita manusia, bukan Tuhan.

Namun, bukankah Tuhan sangat menyayangi kita? Ia memberikan hati nurani yang akan menuntun kita (selalu) pulang padaNya. Coba sesekali bicara pada hatimu. Ia mendengarkan (selalu). Ia perantara sempurna pada Tuhan. Namun mungkin secara tak sadar, kau menguncinya dalam peti kecil di ruang bawah tanah alam bawah sadarmu.

Bagi semua orang yang tersiksa dengan hidupnya, Bagi setiap orang yang sangat ingin kabur dari kejamnya realita. Bagi tiap-tiap tetes air mata yang jatuh tanpa arti. Bagi jiwa-jiwa kesepian yang berusaha bahagia. Bagi kamu yang tengah menahan kebencian akan kebahagiaan orang lain. Bagi setiap rasa sakit yang kau tancapkan lebih dalam ke hatimu tanpa sengaja. Bagi perasaan hampa, sesak dan tak berdaya karena sadar bahwa dirinya telah berubah menjadi monster.

Melelahkan

Apa yang akan kau lakukan bila keadaan tak berubah? Kau mungkin selama ini hanya menumpuk sampah, membenamkan diri dalam kolam penuh kotoran busuk, dan tragisnya kau mungkin berusaha menyeret orang lain yang berada di daratan agar masuk ke dalam kolam busukmu dengan cara melempari mereka dengan kotoran disekelilingmu. Akui atau tidak, kau yang akan mati lebih dahulu.

Lalu, sepadankah itu? Bukankah hal itu lebih menyakitkan? Kita memang pada dasarnya kotor, tapi seiring waktu kita akan belajar untuk membersihkan diri juga kan? Dunia memang didesain untuk menguji kita. Dan ujiannya sangat sulit, walaupun jawabannya sudah dibocorkan dimana-mana.

Mungkin ada yang berpikir, bahwa membaca tulisan seperti ini tak berguna, tulisan sampah, yang tak bisa menyulap orang busuk bertobat. Ya, ini memang tulisan busuk, dari si busuk. . . . yang sangat ingin bertobat.

Lantas, bagaimana kalau kita bakar saja sampah busuk itu? Well, lakukan pembakaran besar-besaran pada sampah busuk di pikiran dan di hatimu.

Mungkin pikirmu aku gila, namun kekuatan manusia yang paling besar adalah tekadnya. Ini adalah kekuatan sugesti alam bawah sadar. Buat jiwamu lebih bersih, tidakkah hal itu terdengar sangat nyaman dan menyenangkan?

1. Lakukan saat kau merasa mengantuk (malam hari, dan dini hari)
2. Berdoalah dan minta pertolongan Tuhan
3. Minta hati nuranimu untuk membantumu mengumpulkan semua emosi negatif, perasaan merugikan dan perasaan yang terlalu menakutkan untuk kau tangani selama hidupmu.
4. Minta hati nuranimu mencari hingga ke pelosok ruang-ruang jiwamu, minta ia menemukan semua kotak bahkan peti yang menyimpan perasaan yang bahkan untuk mengingat dan membuka emosi itu saja bisa sangat menyakitkanmu hingga serasa ingin mati saja.
5. Bayangkan semua emosi tersebut terbakar, hancur, bahkan sisa-sisa pembakarannya lenyap tak bersisa, bakar semua kemarahanmu dan kebencianmu pada diri sendiri, bayangkan apinya sangat hebat hingga tak menyisakan emosi negatifmu sama sekali.
6. Katakanlah, Dirimu akan semakin baik, tiap detik, semakin bahagia tiap menit, semakin damai tiap jam, semakin sehat tiap hari, semakin berkembang tiap minggu, semakin menikmati hidup tiap bulan, semakin sukses setiap tahun. Biarkan hati nurani mengatakan hal itu tiap hari untukmu. Biarkan dirimu semakin membaik tiap hari secara otomatis
7. Lalu bayangkan dirimu diselimuti gelembung dari Tuhan. Gelembung itu sangat kuat, yang mengikuti gerak tubuhmu. Ia akan meluruhkan segala emosi negatif dari luar dan dari dalam dirimu, lalu hanya akan menyerap kebaikan dan kebahagiaan dari luar dan dari dalam dirimu. Dan akhinya akan memancarkan kebaikan itu 2x lipat lebih kuat.
Gelembung itu tak akan melemah, bahkan saat hatimu goyah. Dan ia akan semakin kuat, saat kamu berdoa pada Tuhan. Gelembung itu sangat kuat dan itu akan melindungimu selamanya.

Mungkin langkah-langkah diatas seperti lelucon untukmu. Tapi untukku itu mungkin cara terbaik untuk berdamai dengan diri sendiri. Jangan picik, kau bukan orang yang paling sial di dunia, kau bukan satu-satunya yang menderita di dunia. Jadi berhenti bertingkah menyedihkan dan seenaknya melakukan hal busuk sebagai pembenaran tindakan busukmu yang lain.

Dan untukmu yang mungkin berpikir, dirimu bukan satu-satunya yang berbuat busuk, dan pasti ada orang lain yang lebih busuk lagi darimu. Sadarlah, kau dan dia berada di kolam penuh kotoran busuk. Buat apa mengatakan dirimu tak terlalu busuk dari kebusukannya? Kau dan dia pada akhirnya akan tetap tenggelam, yang berbeda hanya waktunya saja.

Aku? Mungkin aku sedang merangkak mati-matian keluar dari kolamku. Mungkin aku berulang kali menyerah, mungkin berulang kali pula aku mencoba memantapkan hati untuk berjuang naik kembali. Namun taukah kalian sebuah rahasia, bahwa Tuhan sangat menyukai orang-orang yang berusaha keras mencarinya, dan mungkin pada akhirnya, Tuhan akan mengulurkan tali untuk menarik orang-orang kesukaannya ke daratan. Bisa jadi itu aku atau kau.

Kamis, 20 Juni 2019

BTS Main Drama Judulnya Dalbang Dorm

Kalau BTS main drama bagaimana jadinya ya? Ada yang penasaran kalau boygroup BTS yang biasanya nyanyi dan perform diatas panggung tiba-tiba main drama? Ternyata ada sebuah drama super pendek yang dibuat khusus oleh BTS loh. Penasaran? aktingnya gimana ya?
BTS baru saja membuat drama pendek yang berjudul Dalbang Dorm. Drama tersebut dibuat saat melakukan reality show run BTS lewat vlive. Saat Run BTS, para member diberi tugas untuk membuat film pendek, mereka yang jadi sutradara dan sebagainya tapi mereka juga yang jadi pemerannya. Ini dia drama pendek mereka.

Taukah kalian, skenario yang ditulis ternyata terinspirasi dari kehidupan nyata BTS di dorm dulu. Mulai dari Jin yang pernah komplain di sebuah variety show tentang kulkas BTS yang malah berisi banyak produk skincare ketimbang makanan. Sedangkan Jimin suka tidur di lantai dari pada di kasur. Lalu Taehyung suka meletakkan barangnya yang tak dipakai lagi di kamar member lain.
https://img.mp.ucweb.com/wemedia/img/buz/wm/ecf9030a1d6ef6ee45d0f24544481545.jpg

Kemudian ada kamar Jungkook yang lebih mirip gudang karena ia menyimpan banyak barang di kamarnya hingga tak ada tempat untuk tidur, itulah mengapa ia sering tidur di kamar member lain. Lalu ada RM yang sudah terkenal sebagai raja kehancuran karena sering merusak barang-barang di dorm. Suga si tukang tidur, bahkan ia pernah mengatakan jika ia ingin jadi batu saking malasnya bangun.
J-hope merupakan tipe si rapi dan selalu bersih, ia sering mengatakan pada Jimin untuk beres-beres barang khususnya baju-baju Jimin di lemari. Diakhir drama kalian akan melihat BTS senang sekali makan ayam. Dan ternyata akting mereka lumayan juga loh.
https://akcdn.detik.net.id/visual/2019/06/14/b6ad61bd-2af2-4c03-88fc-d001c0902317_169.jpeg?w=900&q=90