Jumat, 01 Januari 2016

Membaca Bahasa Tubuh (Bagian Tubuh Paling Jujur)


Pernah dengar nggak seseorang berkata,
"lihat matanya, kebohongannya akan terlihat lewat matanya." Pernah?
Atau "mata tidak akan dapat berbohong."

OK OK. Memang benar. Aku setuju juga, tapi memangnya semudah itu mendeteksi seseorang berbohong atau jujur lewat matanya. Who knows? Bisa aja si pembohong udah level tinggi, jadi udah terlatih mengontrol matanya agar tidak menunjukkan bahwa dirinya sedang berbohong, atau si pendengar levelnya sangat sangat sangat pemula dalam mendeteksi kebohongan lewat mata alias awam banget dalam baca-membaca-mata alias yaa kita-kita ini.

Jadi gimana dong? Mau belajar "membaca mata" para pembohong?
Hmm, boleh-boleh, aku nggak larang.
Tapi kali ini, aku akan bahas bagian tubuh lain yang dapat mengindikasikan
seseorang bohong atau nyaman saat bersama kita. 

Wawww,
bagian tubuh itu dapat disebut sebagai BAGIAN TUBUH PALING JUJUR.
why? Penasaran? Hehehe... Tunggu dulu.
Sekarang, coba posisikan tubuh kamu yang nyaman, pikirkan kamu sebentar lagi akan dikunjungi oleh orang yang kamu sukai, yang paling kamu sukai.
10 menit lagi ia akan datang, oh bukan, 3 menit lagi.. Oh, dia sudah didepan rumahmu.
Stop sampai disitu.
Apa yang terjadi padamu?
Bersemangat?
Bagian tubuh mana yang paling banyak bergerak?
Hhmmm, jika kamu sependapat denganku, jawaban kita sama, yaitu kaki.
Ia benar, KAKI. 

Peristiwa itu disebut kaki-kaki yang gembira. Yes, happy feet (jadi inget film pinguin imut) dalam film, saat si pinguin imut senang, kakinya akan bergerak lincah dalam suatu tarian. Yes, that's the point.
Saat seseorang gembira, kakinyalah yang akan menunjukkannya dengan sangat jujur, ia akan menari, melompat. Apakah hal itu juga terjadi padamu? Padaku? Ya iyalah.

Saat seseorang merasa senang, kakinya akan bergerak" itu adalah happy feet. That simple for your feet to express the happiness. Ya, mereka bergerak dengan 1 prinsip, yaitu menjauhi tanah/melawan gravitasi bumi. Semakin bahagia seseorang, kakinya akan semakin kuat menjauhi bumi.

Sebagai contoh, coba ingat saat kamu senang. Tidak perlu terlalu keras berpikir, waktu kamu tidur"an di sofa atau tempat tidur, lalu ada telpon dari pacar atau orang orang yang kamu sayang, seperti orang tua atau saudara, apa yang terjadi? Kaki akan berespon dengan bergerak-gerak dan gerakannya pasti mengarah ke atas menjauhi kasur, seakan ingin melayang ke udara.
Yes, that's the point. Happy feet. Bukan hanya itu, kaki juga dapat mengindikasikan lawan bicara kita, benar" respect pada kita, atau "ayolah kapan dia selesai ngomong?"
Saat seseorang mulai malas dengan pembicaraan dan ingin segera pergi, kakinya dapat menunjukkannya dengan jelas. Salah satu kaki akan menjauh dari kaki yang lain dan membentuk sudut siku" dengan kaki yang lain (bentuk L dengan rumit yang bertemu dan jemari kaki kiri dan kanan yang terpisah)
so simple, kakinya berkata. Aku mau pergi, walaupun pembicaraan masih berlangsung.
Dan saat kamu duduk sambil mengangkat 1 kaki dan menumpangkannya ke kaki yang lain, hal itu juga mengindikasikan orang yang kamu ajak ngobrol, orang yang kamu hargai atau cuma basa-basi.
misal: kamu duduk di sisi kanan temanmu dan dia mengangkat kaki kirinya, menumpuknya pada kaki kanan dan arah kaki kirinya mengarah padamu, artinya dia menyimak semua perkataanmu dengan sungguh-sungguh serta sangat berminat padamu.

Kaki juga merupakan pertahanan awal dan dapat dikatakan sistem pertahanan yang sangat primitif karena telah digunakan sejak nenek kakek moyang kita masih berburu untuk bertahan hidup. Saat mereka menemui ancaman (binatang buas,dll) kaki langsung bereaksi, yaitu kabur untuk menyelamatkan diri. That's cool. Orang primitif aja ngerti kalo bahaya harus kabur. Hehehe. Dan saat ada sesuatu yang menarik dan menyenangkan, otomatis kaki akan bereaksi untuk mendekat. Simple banget, tapi keren.

Siapa yang ngajarin gitu? Karena hal" itulah kaki dijuluki bagian tubuh paling jujur, sangat sulit menipu gerakan kaki, karena hampir seluruhnya dikontrol oleh alam bawah sadar kita. Keren banget kan, gimana tu caranya boong kalo itu diatur lewat alam bawah sadar. Mungkin kita kadang sadar untuk mengontrol gerakan kaki, tapi sepersekian detik, kaki akan bergerak untuk menunjukkan kebenaran.
Contoh lain ya, saat kita sendiri menunggu sesuatu, atau di lift sendiri, posisi tubuh kita akan santai, mungkin berdiri dengan satu kaki dan kaki lainnya dilipat menyilang sambil bersender di dinding==>nyaman.
Lalu, saat tiba-tiba seseorang atau bahkan segerombolan orang memasuki lift, kamu akan kaget dan langsung berdiri tegap. Itu namanya sopan, ok, nggak salah tapi itu lebih tepatnya kamu mencoba melindungi diri, kamu merasa tidak aman, kamu mempersiapkan diri untuk melindungi diri dan melawan jika ancaman mulai menyerang.

THAT's very cool, right? Awsome.

 Gimana? Udah mulai sadar kalau bukan hanya mata aja yang dapat mengindikasikan kebohongan atau ketidaknyamanan. Kaki juga bisa, simpel banget lagi. Jadi, mulai sekarang coba deh, perhatikan ada tidak happy feet disekitar kamu.

NB: maap kalau bahasa inggrisnya berantakan hehehe. Aku sempat baca buku tentang kaki gembira ini disebuah buku, bukunya bagus banget. Tapi aku lupa judulnya. Nanti kalo udah inget aku kasih tau nyusul deh. Bye.