OK, singkatnya bawang putih adalah salah satu antibakteri alami.
Terus, bisa dong buat melenyapkan bakteri? bisa banget
kalau buat mengilangkan bakteri di kulit? bisa, bisa
menghilangkan jerawat bisa? bisa, tapi. . . kalau soal mau cobak menghilangkan jerawat dengan menggunakan bawang putih, kamu harus mikir baik-baik deh.
Aku bakal cerita tentang nasib wajahku yang aku kenalkan (dan dijodohkan secara paksa) dengan bawang putih
alkisah.. ok, awalannya mungkin terlalu retro.. kita ulang..
beberapa hari yang lalu, aku punya tamu tak diundang yang main nemplok aja diwajahku.. let me introduce... (jeng..jeng) jerawat level 2 ( ini menurut penilaianku ya, si jerawat kecil, yang "tebal", merah, tapi belum keluar nanah).
Aku bener" nggak suka sama tipe jerawat kayak gitu, karena pasti bakal meninggalkan bekas :( jadi aku nggak bisa tinggal diam (walaupun jerawat kecil juga nggak bisa diem sih, pasti dipencetin -jangan ditiru, benar-benar ajaran sesat- #janganpencetjerawat).
yang aku lakukan adalah
1. plan A: kasik obat jerawat.
reality: nggak bawa obat jerawat (sekedar info, aku lagi liburan pulang kampung, dan obat jerawat ajaib bin mujarabku ketinggalan di kos.
2. plan B: pakek bahan alami buat menghilangkan jerawat
reality: bingung mau pakek apa, trs pas diem di dapur (mujizat banget bisa nongkong di dapur hehehe) ngeliat itu bawang putih nganggur di pojokan rak bumbu, dan dengan semangat dan keyakinan tinggi berbekal informasi -bawang putih adalah antibakteri alami. Aku langsung ambil itu bawang, kupas, terus kucuil (ok, bener cuil pakek kuku, udah kayak kucing garong aja :/), langsung kutempel di jerawat.
In Process: ya ampuuunn... itu bawang putih bener-bener setrong.. panes banget di wajah ( aku ulangi lagi panes banget, serasa kayak nemplokin jahe di muka).
dan sebagai anak polos yang percaya kalau bawang putih itu baik dan akan menolong, sehingga yang terpikir cuma: ini bawangnya kok bikin panas ya, oh pasti bawangnya lagi bekerja, nanti pasti jerawatnya langsung kempes (bener-bener pikiran yang kelewat polos :( stupid aaagh).
Beberapa saat kemudian aku bersihin (memisahkan si bawang sama wajah doang) dan melihat kondisi si jerawat.
Hasil: jerawat kempes, agak keras atau semakin keras ya (bingung jg, tapi aku mulai ngerasa ada yang nggak beres), terus ada bekas merah melingkar di sekitar jerawat (berwarna merah, aku belum ngeh itu ulah si bawang putih yang bak bawang berselubung api jiaahh).
Karena agak lola (bukan agak, tapi emang bener-bener lola), aku mempertemukan si bawang dengan jerawat sekali lagi ( yes, i'm crazy and stupid :'( bener-bener nggak peka kalau wajah nggak suka kalau jerawat ketemu lagi sama si bawang -kok kayak cinta segitiga ya- forget it). aku templok jerawat pakek bawang yang ukurannya lebih gede, kali ini aku pakek jurus baru, yaitu si bawang digosok ke jerawat dengan halus.
Jeng jeng.. sensasi panasnya lebih panas dari sebelumnya (alamak, wajah,. maafkan emakmu yang khilaf dan bodo ini).
beberapa saat kemudian aku bersihin mukak (waktu itu masih aja nggak ngeh wajahnya melepuh terbakar. Aku mulai sadar waktu ngaca, waduh something wrong.. kok disekitar jerawat merah" terus kayak luka yang mengering bentuknya melingkar lagi, trus kasar, dan mengelupas.. wah, jangan-jangan gara-gara si bawang (sekilas info, biar si jerawat nggak merasa dilupakan. kabar si jerawat mengempes tanpa meledak, tapi jadi kasar dan mengelupas).
aku langsung kasik obat, kasik madu.
Dan saat cari-cari info di internet, jengjeng, si bawang tak sebaik yang aku kira, bawang putih memang antibakteri alami, tapi juga dapat menyebabkan kulit melepuh seperti terbakar saat penggunaanya over dosis. Terus, kemarin aku pakek bawang over dosis dong? kyaaaaaaa, wajah i'm sorry.
terus seberapa dosis idealnya? i don't know.
Di salah satu artikel disebutkan secara umum, di artikel lain dijelaskan bawang dipotong menjadi 2-3bagian dan didiamkan di jerawat kira-kira kurang dari 1/2jam.
trus yang aku lakukan, ambil bawang cuma secuil, bener-bener sedikit (gara-gara takut dimarah ibuk, bawangnya kok pada cacat) dan waktu aku diamkan si bawang di jerawat juga kurang dari 1/2 jam. So, what's wrong? binguuung, nggak tau deh.
KESIMPULAN: jangan pakai bawang putih untuk mengilangkan jerawat, jangan pernah.
Hal ini benar-benar berbahaya. Mungkin orang yang berhasil "menjodohkan bawang dan jerawat" adalah orang-orang dengan bakat luar biasa yang dapat menemukan dosis idealnya.
Tapi buat orang awam kayak kita, jangan pernah pakai bawang untuk menghilangkan jerawat. Jangan pernah. Jangan pernah.
ingat, kalau sayang dengan wajah, jangan pernah pakai bawang putih untuk menghilangkan jerawat.
Obat: pakai madu (recommended), lidah buaya, atau minyak yang indikasinya mampu menyembuhkan luka melepuh.
